[Review Buku] Titik Nol, Makna Sebuah Perjalanan

IMG_20200513_222240
Dok pribadi

[Review Buku] Titik Nol, Makna Sebuah Perjalanan
Judul Buku : Titik Nol, Makna Sebuah Perjalanan
Penulis : Agustinus Wibowo
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun : Cetakan ke-9, Januari 2020
Jenis Buku : Memoar/travelling
Jumlah Halaman : xii+556hlm

Mengapa setiap orang terobsesi oleh kata itu? Marco Polo melintasi perjalanan panjang dari Venesia hingga negeri Mongol. Para pengelanan lautan mengarungi samudra luas. Para pendaki menyabung nyawa menaklukkan puncak.

Juga terpukau pesona kata “jauh”, si musafir menceburkan diri dalam sebuah perjalanan akbar keliling dunia. Menyelundup ke tanah terlarang di Himalaya, mendiami Kashmir yang misterius, hingga menjadi saksi kemelut perang dan pembantaian. Dimulai dari sebuah mimpi, ini adalah perjuangan untuk mencari sebuah makna.

Hingga akhirnya setelah mengelana begitu jauh, si musafir pulang, bersujud di samping ibunya yang tidak pernah kemana-mana itulah, dia menemukan satu demi satu makna perjalanan yang selama ini terabaikan.

“Agustinus telah menarik cakrawala yang jauh pada penulisan perjalanan (travel writing) di Indonesia. Penulisan yang dalam, pengalaman yang luar biasa, membuat tulisan ini seperti buku kehidupan. Titik Nol merupakan cara bertutur yang benar-benar baru dalam travel writing di negeri ini.” – Qaris Tajudin, editor Tempo dan penulis novel.

KATAKU

Baca buku ini hampir dua bulan baru kelar. Mau buruan khatamin tapi nggak rela baca cepet. Karena saya sejujurnya menikmati setiap lembarnya dengan syahdu. Seperti menjadi kedua mata penulis yang menjelajahi daerah-daerah eksotis dari mulai Tibet, Nepal, India, Pakistan, dan Afghanistan. Ada foto-foto berwarna hasil jepretan penulis pun. Belajar dari orang-orang lokal terkait budaya, sejarah, kebiasaan, hingga filosofi hidup. Rasanya rindu sekali menapaki tanah asing. Semoga disegerakan. Aaamin. :mrgreen: Lanjutkan membaca [Review Buku] Titik Nol, Makna Sebuah Perjalanan

Kota Impian Amsterdam: Efek #DirumahAja

Skip aja langsung ke bawah kalau mau denger soal Amsterdam aja yang cuma 1-2 paragraf. Openingnya panjang, berhubung lagi bosen #DirumahAja. Clickbait ah lu, Nae.

Rijksmuseum
Dokumen pribadi

Sebagian orang menikmati kegiatan liburan ketika sampai di tempat tujuan. Sebagian orang lainnya justru menikmati proses perjalanannya. Seperti saya yang menikmati duduk berjam-jam di atas motor, di dalam mobil, kereta, bus, kapal laut ataupun pesawat terbang.

Waktu awal kerja di Bali dan belum bawa motor, saya naik ojek online (ojol) kemana-mana. Paling suka kalau ojolnya diem bae, enak bawa motornya, dan perjalanannya jauh tanpa macet. Menikmati angin sepoi yang mengibas jilbab sambil matanya jelalatan kanan-kiri cari inspirasi untuk jajan.

Kalau kereta, yang paling berkesan cuma dua. Perjalanan dari kota Praha ke Kutna Hora dengan kereta yang ala-ala di Harry Potter. Dulu sebelum kesampaian, impian banget naik kereta terpetak-petak gitu. Suka ngebayangin kalau tiba-tiba jadi mendung dan Dementor turun ke bumi. Suka penasaran aja patronus saya serupa apa, ya. Hehe. Lanjutkan membaca Kota Impian Amsterdam: Efek #DirumahAja

[Book Review] IKIGAI: The Japanese Secret to a Long and Happy Life

Screenshot_2019-10-20-05-45-07
AnyBooks

Title : IKIGAI (The Japanese Secret to a Long and Happy Life)
Author : Hector Garcia, Francesc Miralles
Publisher : Penguin Books
Year : Translation copyright 2017
Page : 199 (AnyBooks)

Background
Okinawa, where there are 24.55 people over the age of 100 for every 100,000 in habitants – far more than the global average. Those who study why the inhabitants of the island in the south of Japan live longer than people anywhere else in the world believe that one of the keys- in addition to a healthful diet, a simple life in the outdoors, green tea, and the subtropical climate (its average temperature is like that of Hawaii)- is the ikigai that shapes their lives.

IMG_20200202_144530
AnyBooks

There is, in fact, no word in Japanese that means retire in the sense of “leaving the workfprce for good” as in English.

 

The Japanese secret to a long and happy life

“Working. If you don’t work, your body breaks down.”

We didnt see a single old grandpa sitting on a bench doing nothing. Lanjutkan membaca [Book Review] IKIGAI: The Japanese Secret to a Long and Happy Life

[Resensi Buku] 52 Changes


IMG_20200110_075701
@worldbookeater

Judul Buku : 52 Changes

Penulis : Leo Babauta

Penerbit : Bright Publisher

Tahun : Cetakan I, 2018

Jumlah Halaman : 208 hlm.

“Apa yang membuat saya memenuhi syarat untuk menulis buku ini? Singkatnya, saya sudah mengubah hidup saya dengan menerapkan beberapa prinsip sederhana. Saya sudah belajar bagaimana membuat perubahan dan bersenang-senang melakukannya. Saya melakukan percobaan kecil, satu atau dua bulan, dan saya amati apa yang terjadi. Saya beroleh perubahan yang terasa baik, dan mengabaikan apa-apa yang tidak bekerja dengan baik untuk diri saya! Itulah saran saya untuk Anda.”
– Leo Babauta –

52 Changes merupakan buku kita untuk melakukan perubahan yang dapat Anda lakukan dalam waktu setahun. Fokuslah pada satu bab per pekan dan Anda tak perlu menjalankan semua kita perubahan dalam buku ini, karena tidak semua kiat berlaku untuk semua orang. Anda dapat memilih dan menerapkan kiat yang benar-benar sesuai untuk Anda. Dan yang terpenting: belajar bagaimana menjadi nyaman dan baik-baik saja dengan perubahan.

QUOTES

Kita sering terjebak dalam tugas-tugas kecil, kesibukan itu membuat kita merasa produktif selagi tugas yang paling penting tertangguhkan nanti dan nanti, sampai kita tidak punya waktu untuk mengerjakannya lagi lantaran semua hal “mendesak” yang lebih kecil itu. Majulah. Ini adalah sebuah bentuk penundaan, atau setidak-tidaknya prioritas-prioritas yang buruk. Hlm. 35

~ Bener banget. Kadang saya punya target besar yang untuk mewujudkannya butuh memulai beberapa hal yang agak berat. Untuk menundanya, saya melakukan hal-hal kecil yang bukan prioritas supaya merasa produktif.

Ada masalah di tempat kerja? Bersyukurlah Anda punya pekerjaan. Bersyukur Anda punya tantangan, dan hidup menjadi tidak membosankan. Bertekadlah untuk selalu memanjatkan rasa syukur selama dua menit pada pagi hari (atau tepat sebelum Anda tidur pada malam hari). Luangkan waktu sebentar untuk mensyukuri hal-hal “negatif” dalam hidup Anda. Selalu ada dua cara untuk melihat sesuatu. Ucapkan terima kasih ketika seseorang melakukan sesuatu yang bagus untuk Anda, sekecil apapun itu, cobalah untuk tidak lupa berterima kasih. Hlm. 74-75

~ Seperti kunci favorit teman saya, mindset! Lanjutkan membaca [Resensi Buku] 52 Changes

[Resensi Buku] Mapping My Career Journey

Judul Buku : Mapping My Career Journey – Tips For Millennials

Penulis: Yetty Kuhn

Jumlah Halaman : 50 hlm.

Kesuksesan sejati di jaman milenium yang serba instan dan cepat membuat generasi muda (millennial) menyalahartikan arti kesuksesan, bahwa kesuksesan haruslah cepat tercapai dengan cara yang mudah dan sesingkat mungkin. Namun, pada kenyataannya tidak seperti itu di dunia profesional kerja. Seperti halnya alam, tidak bisa dimanipulasi, begitu pun perjalanan karier. Buku ini memberikan tips dan gambaran bagaimana mencapai kesuksesan yang teratur dan berstrategi dengan periode yang terencana dan berakhir dengan nilai dan kualitas tinggi. Semua ini melalui proses yang alami dan terencana matang dari langkah awal memasuki dunia kerja.

Pengalaman pribadi penulis diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi lintas generasi bahwa kesuksesan tidak bisa dengan jalan pintas. Dalam buku ini pun, pembaca bisa menyadari bahwa peran orang tua hanya menyuport perkembangan karier, bukan menentukannya. Sehingga, anak bertanggung jawab atas kesuksesan ya sendiri tanpa mempunyai rasa bersalah kepada kedua orang tua, sehingga anak mandiri, berkembang sukses sesuai bakatnya tanpa beban yang sering menjadi ganjalan para orang tua di negara Asia.

“If you are happy with what you are doing, you will think it is heaven even though you are in hell.”

REKAM JEJAK*
Membaca buku ini kembali menyalakan api-api mimpi saya yang sempat redup. Kembali, meminjam istilah Ibu Yetty Kuhn, saya merasa menjadi “a small girl with big ambition”. Lanjutkan membaca [Resensi Buku] Mapping My Career Journey

Bye 2019 Hey 2020

Selamat tahun baru 2020!!! Semoga kita belajar banyak dari kesalahan-kesalahan di tahun 2019, dan jangan lupa bersyukur.

Saya bersyukur tahun 2019 berjalan dengan lancar. 3 dari 6 resolusi yang saya tulis di blog jadi kenyataan. Lumayan lah ya ~ menghibur diri wkwk

LULUS DENGAN PREDIKAT TERTENTU

IMG_6264.JPG
Wis. Udah.

Memasuki semester 8, saya itung-itungan banget berapa nilai IPK yang bisa saya dapat maksimal. Kalau IP 4.00, IPK saya bisa tembus 3.70. Seperti tidak mungkin. Meski tidak begitu optimis, saya tetap mengusahakan yang terbaik dan akhirnya tembus 3.70. Mungkin bagi sebagian orang itu nilai kecil. Tapi saya udah seneng banget. Cumlaude! Meski nggak dapet nomer di fakultas. Wkwk. ACHIEVED!!!

SECURE A JOB
Saya resmi Lanjutkan membaca Bye 2019 Hey 2020

Selamat Hari Jadi Untukmu yang Bertumbuh

Kemarin…

06.30 WITA

Sebuah bingkisan terbungkus rapi di dalam tas kerja yang sedang kusiapkan untuk ke kantor. Dalam diam, tentu kutau siapa yang berulah.

17.00 WITA

ezgif.com-video-to-gif
Dokumen Pribadi

Aku baru saja meletakkan gagang telepon untuk verifikasi data nasabah ketika segerombolan rekan kerjaku menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dari belakang. Senyum merekah, kue donat, dan lilin yang meriah. Lanjutkan membaca Selamat Hari Jadi Untukmu yang Bertumbuh