Indahnya Persahabatan Masa SMA

Hari ini adalah hari ulang tahun sahabatku. Sebelumnya, kuperkenalkan dulu sahabat-sahabatku. Jum aka Reza, Yunthil aka Yuni, dan Ndull aka Ria. Aku sendiri seringkali dipanggil Sar/Saer oleh mereka walau namaku adalah Naelil. Dan hari ini yang berulang tahun adalah Mbak Yuni. Kami memang memanggilnya Mbak karena ia sangat keibuan terhadap kami :’)
Well, dimulai sejak sekitar pukul 10.00 WIB, kami berkumpul di rumah Ndull. Selepas itu kami berangkat ke Pantai Pulau Merah-Banyuwangi.
Pantai Pulau Merah-Banyuwangi

Kami berangkat menggunakan 3 sepeda motor. Aku berboncengan dengan Reza. Mbak Yuni berboncengan dengan pacarnya. Sedangkan Ria berboncengan dengan temannya. Nah, sesampai di sana. Kami tidak langsung memulai acara, namun berphoto ria. Kemudian, barulah kami menyanyikan lagu ulang tahun untuk Mbak Yuni. Tidak lupa, kami merekamnya. Ini adalah tahun terakhir kami di SMA. Saat ini kami duduk di bangku kelas XII IPA 1.

Setelah itu kami makan-makan, saling melempar canda, photo-photoan, dan supergila-gilaan. Kemudian kami pulang sekitar pukul 15.00 WIB. Penginnya sih sampai sore, biar bisa sekalian lihat sunset di pantai.
Sunset di Pulau Merah aka Red Island

Tapi kami harus segera pulang. Kami tidak mau terlalu larut. Setelah sesi penyerahan kenangan kepada yang berulang tahun, kami pulang.

Sesampai di rumah, aku mendapat sms dari Mbak Yuni yang isinya, “Makasih buat semuanya ya, Nae. :).”

Segera aku membalas, “Makasih kembali, Mbak :).”

Kemudian balasan datang, “Suratnya bikin aku nangis Naelil :(.”

Oke, jadi sebenarnya aku memang sengaja menulis kartu ucapan yang agak mellow. Niatnya sih biar so sweet begitu. Secara, tahun depan kita udah nggak mungkin bisa kumpul sesering ini lagi. Jadi, aku membuatnya dengan kata-kata manis dari hati. Segera pula aku membalas, “Lho kok nangis? 😦 Kenapa?”

“Sedih tahu, Nae. Aku nggak mau pisah. Aku mau kita bersahabat selamanya. <3”

“Tentu, Mbak. Akan bersahabat selamanya Aamiin. :’) Tapi pasti nanti kita akan jauh Mbak dalam menggapai mimpi masing-masing. Kuliah jauh, kerja jauh, dan mungkin jarang ketemu. Huwaaa… Mbak Yuni, aku jadi ikutan sedih kalau bayangin.”

“Udah-udah Nae, jangan dibahas lagi ya. Nanti aku nangis lagi. Udah dijalani aja dulu jangan mikir yang aneh-aneh. 🙂 FRIENDS FOREVER pokoknya buat semuanya ❤ (y).”

Nah, bukannya damai, balasan Mbak Yuni justru membuatku mewek. Asli. Di SMA ini, aku merasa persahabatan terbaik ya di sini. Kita semua sudah sama-sama dewasa. Nggak ngambek-ngambekan kayak masa TK, SD, dan SMP. Di sini tuh semuanya terbuka. Aku yang cenderung pendiam di awal jumpa, di sini merasa bebas berekspresi. Kita belajar dan berbahagia bersama.

Kita itu sering banget makan bersama di luar. Apalagi kalau ada yang berhasil mencapai impiannya, kita traktiran. Kita memang beda dalam hobi. Aku lebih suka nulis, Reza lebih suka masak, Mbak Yuni lebih suka gambar, dan Ria lebih suka modeling. Tapi inilah yang membuat kita bersatu.

Kita juga sering photo bareng ataupun bikin video gila-gilaan. Tapi nggak diposting di youtube. Cuman diendapin di laptop buat dilihat bareng. Kerja kelompokpun demikian, kita sering banget bareng. Kurang baiknya sih, kita kurang beradaptasi dengan teman sekelas lainnya. Pelajar fisika, kimia, biologi, kita sama-sama terus karena emang diberi kebebasan dalam memilih anggota kelompok.

Dulunya aku pikir persahabatan ini layaknya persahabatan SMP atau SD, tapi aku salah. Persahabatan di SMA jauh lebih erat merekat. Pokoknya T.O.P deh. Dan justru inilah yang membuat aku takut kehilangan mereka. Sedangkan sebentar lagi kami akan lulus. Senang sih, tapi sedih juga kalau pisah. Kadang pas kita lihat photo kita, kita saling terperangah menyadari bahwa kita itu udah besar. Udah gede. Dan kita udah kelas 3. Kita udah mau lulus SMA! Bukan siswi lagi, tapi mahasiswi. Then, kita jadi sedih mikir masa depan. Takut kehilangan.

Tapi kita percaya kalau persahabatan kita ini everlasting. Endlessly deh. Suatu saat, di suatu tempat, aku percaya kita akan berkumpul dengan senyuman merekah karena membawa kesuksesan di masing-masing bidang yang kita geluti. Aku percaya bahwa apa yang kita mimpikan akan terwujud. Aamiin. =)

Di suatu tempat di Banyuwangi Selatan, 15 September 2013.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s