Tentang Pancakes

Selamat pagi ya.. Sudah sarapan? Ngomongin soal sarapan, kali ini saya membahas sedikit mengenai makanan yang biasanya digunakan untuk sarapan. Tergantung tradisi sih. Ada yang menjadikannya sebagai makanan utama. Ada pula yang menjadikannya hanya sebagai dessert. Kalau saya ingat makanan ini, pasti selalu ingat novelnya Kak Ilana Tan yaitu Spring in London. Kalau nggak salah judulnya sih. Pokoknya di London, yang tentang seorang model yang selalu sarapan pakai pancakes, yang di Indonesia biasa dikenal dengan sebutan panekuk.

Genteng-20131219-03032

Nah, kebetulan yang di atas merupakan pancakes asal Banyuwangi. Hiyaaa!  Silahkan beli kalau pas jalan-jalan di Banyuwangi. Itu di Genteng. Harganya juga terjangkau kok. Dua puluh ribu, masih sisa.

Kalau dilihat dari fisiknya, menurut kalian pancakes terbuat dari apa? Yup! Secara keseluruhan, pancakes secara umum terbuat dari tepung terigu, susu, telur, mentega, baking powder, garam, dan gula putih. Cukup simpel kan bahan dasarnya? Lalu biasanya divariasikan dengan jus lemon, sirup maple, buah, es krim, madu, atau cokelat. Yummy kan?

Ada yang mau tahu gimana cara buatnya? Jadi begini, aduk tepung terigu, baking powder, garam, dan gula dalam mangkuk besar. Buatlah sebuah lubang di tengah dan tuangkan putih telur susu, dan mentega cair, aduk sampai halus dan merata. Panaskan wajan yang diminyaki/mentega juga boleh di atas api sedang-tinggi. Masukkan sekitar 1/4 cangkir untuk setiap pancake, tuangkan adonan ke sendok atau wajan. Mudah kan? Iya, nggak sesulit makanan asli Indonesia yang kaya akan rempah. Untuk rasanya, mungkin bagi lidah orang Indonesia asli tentu saja enakan makanan Indonesia asli. Tapi pancakes juga nggak kebarat-baratan banget kok rasanya. Mungkin bisa agak enek kalau terlalu banyak.

Mengenai asalnya, banyak yang mengira kalau pancakes itu berasal dari negara-negara di Eropa. Padahal sejatinya, pancakes itu berasal dari orang-orang Romawi. Mereka menamakannya “alita dolcia” (artinya: makanan manis). Biasanya, orang Romawi mengonsumsi pancake dengan madu atau sirup buah-buahan.

Namun manuskrip kuliner seperti Oxford Companion to Food karya Alan Davidson menyebutkan kalau Pancakes ini merupakan makanan popular di negara-negara Eropa. Yakni sekitar tahun 1430. Udah tua banget ya?

Pada perkembangannya, pancakes juga diadopsi di berbagai negara dengan beragam nama. Di Jerman, pancakes dibuat dalam bentuk yang lebih padat dan terbuat dari kentang yang disebut pfannkuchen. Di Perancis, ada pancakes yang tipis dan crispy yang disebut crepes. Juga ada galettes yang lebih mengembang dan tebal, seperti roti. Kalau di Irlandia, ada pancakes padat terbuat dari kentang, dikenal dengan nama boxty. Di Skotlandia juga ada pancakes yang diberi nama drop scones. Terus di Amerika, yang punya ragam percampuran budaya, pancakes justru sudah dikenal masyarakat asli Indian sejak awal 1607. Mereka biasa membuat adonan lembut dari jagung dibentuk dengan tangan yang disebut nokehick.

Lalu sekitar tahun 1740, orang Belanda di Amerika membuat kue buckwheat (sorgum) yang mirip pancakes. Dan pendatang Inggris memperkenalkan tradisi makan pancakes di hari Selasa sebelum puasa Paskah. Baru sekitar tahun 1870-an istilah pancakes dikenal secara luas di Amerika.

Nah, biar makin terasa, saya kasih lihat beberapa gambar pancakes itu sendiri.

553312b

sumber : google

3307376481_313b460f12_o

sumber : google

pancakes-200x139

sumber : google

pancakes-with-fruit-3-575x262

sumber : google

Tropical-Pancakes-1024x681

sumber : google

Cantik kan? Jadi lapar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s