[REVIEW] Miss Bento

Keterangan Buku:

cover miss bento

Judul : Miss. Bento
Penulis : Erlita P.
Editor : Anin Patrajuangga
Desainer cover: Lisa F.
Penata isi : Yusuf Pramono
Penerbit : Grasindo
Cetakan : 2013
Jumlah Halaman : vi+186 halaman
ISBN : 978-602-251-266-0

Sinopsis:

“Aku kan masih pemula. Masa’ harus mengerjakan pesanan 100 buah Bento Box. Lagipula Tante Ita kan bisa memesan di tempat lain.”

Dapur bukanlah bagian rumah yang sering dikunjungi Sakura. Selama ini, satu-satunya masakan yang bisa dia buat hanya satu, salad! Namun obrolannya dengan ‘Pendekar Samurai’ di dalam commuterline membuat Sakura bermetamorfosis menjadi sosok yang berbeda. Demi mewujudkan mimpinya mengunjungi negeri tempat asal bunga Sakura, didukung penuh oleh sahabatnya dan keluarganya, Sakura mulai merintis bisnis bento. Ada banyak cerita suka dan duka.

Pertengkaran dengan sahabatnya, misteri yang disimpan oleh kakak semata wayangnya, belum lagi percobaan membuat masakan yang gagal. Namun kehadiran sosok misterius Chef Hari membuat Sakura bisa melalui semua itu hingga akhirnya mendapat julukan Miss Bento.

=================================================================================

Sebelumnya, apakah masih ada yang belum tahu Bento itu apa? Buat yang demen sama Jepang, pasti tahu dong Bento itu apa. Ya, Bentō (弁当 atau べんとう?) atau o-bentō adalah istilah bahasa Jepang untuk makanan bekal berupa nasi berikut lauk-pauk dalam kemasan praktis yang bisa dibawa-bawa dan dimakan di tempat lain. Seperti halnya nasi bungkus, bentō bisa dimakan sebagai makan siang, makan malam, atau bekal piknik.

Bentō biasanya dikemas untuk porsi satu orang, walaupun dalam arti luas bisa berarti makanan bekal untuk kelompok atau keluarga. Bento dibeli atau disiapkan sendiri di rumah. Ketika dibeli, bentō sudah dilengkapi dengan sumpit sekali pakai, berikut penyedap rasa yang disesuaikan dengan lauk, seperti kecap asin atau saus uster dalam kemasan mini.

Ciri khas bentō adalah pengaturan jenis lauk dan warna agar sedap dipandang serta mengundang selera. Bento dapat pula dihias dan disusun rapi dalam gaya yang disebutkyaraben. Kemasan bento selalu memiliki tutup, dan wadah bentō bisa berupa kotak atau nampan segi empat dari plastik, kotak roti, atau kotak kayu kerajinan tangan yang dipernis. (Wikipedia)

Ini dia contoh gambar-gambar bento :

bento3

bento4

bentokawai

bentokawai3

hello-kitty-bento

obento1

obento2

obento5

Menarik kan?

Iyaps! Balik ke novel. Jadi novel ini memiliki tokoh utama yang bernama Sakura Ayu Maharani. Namanya depannya unik ya, pasti menimbulkan pertanyaan kenapa namanya Jepang banget? Makannya beli dan baca! Tokoh Sakura ini merupakan tokoh favorit saya di novel ini. Bukan karena ia tokoh utama. Namun karena Sakura ini pribadi yang pantang menyerah kalau saya lihat.

Buat yang suka membaca novel inspiratif, novel ini bisa jadi pilihan. Selain inspiratif, juga merupakan bacaan ringan. Cocok untuk dibaca di perjalanan ataupun di waktu santai. Beberapa bagian bikin ngikik, tersipu, hingga kelaparan. Loh kenapa? Nah ini kelebihan novel Miss Bento. Karena berhubungan dengan bento, di dalam novel ini juga terdapat resep-resep makanan Jepang. Jadi membaca novel ini dijamin memperoleh banyak keuntungan. Selain sebagai hiburan, juga bisa buat nambah pengetahuan tentang Jepang terutama makanannya; resep-resepnya. Kali aja nanti kepengin buat makanan Jepang sendiri di rumah. Toh, nggak sesulit masakan Indonesia yang full rempah.

Poin plus-nya lagi. Untuk yang awam mengenai makanan Jepang, tidak perlu khawatir jika nantinya kesulitan untuk membayangkan. Dalam novel ini, terdapat gambar-gambar makanan Jepang yang bersangkutan. Duh, kepengin kan? Jelas banget. Ada resep, ada gambar pula. Tapi tenang… novel ini bukan semena-mena seperti buku resep makanan kok.

Biarpun tentang makanan, novel ini juga memiliki bumbu-bumbu lain. Seperti impian tokoh utamanya untuk pergi ke Jepang, bagaimana kesungguhan hatinya untuk mewujudkan mimpinya lewat berbisnis Bento, serta benih-benih cinta sang tokoh utama dengan pria bernama Panji Hariadi. Lumayan seru. Kisahnya normal dan nggak klise. Santai lah. Sayangnya, novel ini konflik-nya kurang kuat menurut saya. Ada sih, bagian Sakura marahan sama Ninit sahabatnya yang lumayan menegangkan. Tapi menurut saya masih kurang nendang. Tapi mungkin maksud penulisnya memang menulis novel yang ringan. Jadi saya oke-oke aja sih. Apalagi setiap kata demi kata di novel ini terasa mengalir lancar. Wuushh.

Bagaimanapun ringan dan santainya, bagi remaja seperti saya, novel ini cukup menghibur dan sarat informasi. Kecil-kecil cabai rawit. Saya kasih 3 dari 5 bintang. Sip! Recommended terlebih buat para Jepang lovers. Cocok buat bepergian! Nggak terlalu tebal dan banyak percakapannya. Bacaan dengan deskripsi berlebihan untuk perjalanan kan bikin enek. Namun waspadalah. Novel ini dapat membuat Anda dianggap gila lantaran ketawa-ketawa sendiri, tersipu malu sendiri, kelaparan sendiri. Eh!

Dan… ini adalah 5 quotes favorit saya dari novel ini :
1. “Kalau mau memulai usaha jangan ditunda-tunda. Nanti malah tidak jadi.” (hlm. 53)
2. “Kali pertama itu pasti terasa sulit. Kali kedua dan selanjutnya, akan terasa semakin mudah. (hlm. 67)
3. “Ikut lomba itu perlu. Menang kalah tidak masalah. Yang penting memperluas networking.” (hlm. 105)
4. Lihatlah rintangan dan halangan sebagai peluang. Bukan sebagai tanda untuk berhenti melangkah. (hlm. 141)
5. Bertemanlah dengan seseorang yang membuatmu terus berkembang. (hlm. 185)

Siap membaca novel kece ini?

Iklan

4 thoughts on “[REVIEW] Miss Bento

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s