Nasi Uduk; Si Makanan Betawi yang Diminati

Udah dua kali, selama aku di Cilegon, sarapan sama nasi uduk. Yang porsinya euy, banyak bingit. Nah, jadi kali ini mari membahas nasi uduk. Nasi uduk itu apaan sih? Awalnya, aku nggak ngerti betul kenapa saudaraku bilang itu nasi uduk. Padahal, bentuknya sama aja kayak nasi bungkus biasa.

696px-Nasi_Uduk_Betawi

Menurut wikipedia, nasi uduk adalah nama sejenis makanan terbuat dari bahan dasar nasi putih yang diaron dan dikukus dengan santan dari kelapa yang diparut, serta dibumbui dengan pala, kayu manis, jahe, daun serai dan merica. Makanan ini kemudian dihidangkan dengan emping goreng, tahu goreng, telur dadar/ telur goreng yang sudah diiris-iris, abon, kering tempe, bawang goreng, ayam goreng, timun dan sambal dari kacang. Makanan ini biasanya lebih sering dijual di pagi hari untuk sarapan dan malam hari untuk makan malam. Uhuy, kemarin sih nasi udukku pakai bihun, tumis tempe, kerupuk, terus apalagi dah, lupa.

Nah, makanan asal Betawi ini gimana sih sejarahnya?

Nasi uduk diduga sudah ada sejak abad ke 14 sampai 16 di Indonesia yang datang lewat jalur perdagangan. Katanya nih, sebetulnya nasi uduk ini berasal dari tanah melayu. Jadi, penduduk melayu merantau dan menjual makanan ini hingga bisa sampai ke Sudan Kelapa dan Jawa Barat.

Ada juga yang bilang kalau nasi uduk itu makanan rakyat kecil. Kenapa? Diperkirakan karena berasal dari kata “uduk” yang artinya susah. Selain itu, dikatakan juga kalau nasi uduk dahulunya dijual memakai gerobak dan selalu dijual di pasaran. Kalau di sini sih, ada di warung sebelah. Dan dinikmati semua kalangan sosial.

Tapi ada juga yang bilang kalau “uduk” itu berasal dari bahasa Betawi yang artinya bersatu atau bercampur. Entah mana yang benar, yang jelas nasi uduk itu enak. Meskipun jujur, aku kurang suka sama makanan ini. No hate, ini masalah lidah, Bung. Tapi juga tidak dapat dipungkiri juga, kalau yang suka nasi uduk itu banyak. Buktinya? Masih ada banyak tuh yang jual nasi uduk. Jelasnya kan itu karena permintaan pasar.

Terus gimana cara buat nasi uduk? Menurut Mbah Google yang baik hati, begini caranya…

Bahan Nasi Uduk:
• 1/2 kg beras, cuci bersih
• 700 ml santan kental
• 2 lembar daun pandan, disobek-sobek, lalu ikat
• 1 batang sereh
• 2 lembar daun salad
• 1 sdt ketumbar bubu
• 2 sdm garam

Bahan Sambal Kacang :
• 100 gr kacang tanah, digoreng
• 6 cabai rawit (yang suka pedas bisa ditambahkan)
• 1 cabai merah
• 2 bawang putih
• 1 sdt garam
• 1 sdm gula pasir
• 1 sdm cuka
• 150 ml air matang

Cara Membuat Nasi Uduk
1. Didihkan secara bersama-sama (beras,santan kental, daun pandan, sereh dan daun salam). Masak dengan api sedang. Aduk rata. Angkat saat nasi setengah matang dan santan sudah meresap.
2. Kukus nasi ke dandang sampai benar-benar matang kemudian angkat
3. Tambahkan pelengkap seperti ayam oreng, telur dadar, dll, untuk penyajian.

Selamat mencoba 😀

sumber gambar : google

Iklan

4 thoughts on “Nasi Uduk; Si Makanan Betawi yang Diminati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s