Beberapa Budaya Orang Turki

1. Always Wink

sumber : favim.com

sumber : favim.com


Tahu kan, wink itu apa? Betul, mengedipkan sebelah mata. Ini merupakan salah satu hal yang paling sering dilakukan oleh orang Turki. Serius. Dimanapun, kapanpun, pastilah tidak sulit bagi kita untuk menemukan orang Turki yang sedang mengedipkan sebelah mata.

Saya sudah mewawancarai dua orang Turki. Satu laki-laki dan satu perempuan supaya hasilnya bisa lebih akurat karena melihat dari dua sisi berbeda. Meski ini sebetulnya tidak bisa dibilang akurat amat sih.

Orang yang pertama saya wawancarai adalah seorang perempuan Turki berusia 19 tahun dari jurusan Hemsire (Nursing). Menurutnya, kedipan mata mengartikan banyak hal.

a. Antara Beda Jenis

1. Kamu cakep!
Jika kalian seorang perempuan, dan seorang lelaki Turki mengedipkan sebelah matanya kepada kalian, bisa jadi itu artinya, menurut dia, kalian cantik, berpenampilan menarik. Intinya, sedap dipandang mata. Begitu juga sebaliknya, dari perempuan ke lelaki. Oleh sebab itu, jika kurang memahami hal tersebut, saran saya, jangan ikutan mengedipkan sebelah mata.

2. Aku suka kamu.
Selanjutnya, kedipan mata dari lawan jenis, seorang Turk, dapat mengartikan bahwa mereka menyukai kalian. Tapi jangan terlalu percaya diri ya. Suka di sini, maksudnya bahwa dimungkinkan mereka senang melihat kalian. Atau kalau memang sudah kenal dekat dan dia sering mengedipkan mata dalam setiap kesempatan kepada kalian, bisa jadi artinya itu mereka suka kalian.

b. Antara Sesama Jenis

1.What happened?
Misalnya nih, teman Turki melihat kalian sedang bersedih. Mukanya dilipat. Lalu dia mengedipkan sebelah mata kepada kalian. Itu artinya, mereka bertanya kepada kalian mengenai apa yang terjadi. Apa yang menyebabkan kalian melipat muka?

2.Cie… cie…
Misal nih, kalian sedang berjumpa dengan lawan jenis. Kemudian teman Turki kalian melihat kalian bersama lawan jenis tersebut sedang berduaan. Jika dia mengedipkan sebelah matanya, itu artinya dia sedang mencie-kan kalian berdua. Pasti sudah pahamlah ya, hal apa saja yang menyebabkan kalian dapat dicie-ciein.

3.Not A Problem
Contoh gampangnya gini. Misal kalian dalam kondisi sedang membutuhkan pensil, kemudian seorang Turki meminjamkan pensilnya kepada kalian. Ketika kalian mengucapkan terima kasih dan dia mengedipkan sebelah mata, artinya bukan masalah. Besok-besok, sering-sering aja pinjam pensil, lagi, ke dia. Hoho

Lalu, apakah ketiga pengertian di atas tidak memiliki arti sama apabila dilakukan antara lawan jenis. begitu juga sebaliknya? Saya kurang tahu. Sepertinya saya membutuhkan riset lebih mendalam.

Selanjutnya, orang kedua yang saya wawancarai adalah lelaki Turki yang juga berusia 19 tahun. Namun, dari jurusan Muhendislik (Engineering). Namun saya lupa, dari teknik apa.

1.Senang Berjumpa Denganmu
Jadi, ini semacam ucapan selamat datang. Dilakukan misalnya baru pertama bertemu dan berkenalan, mereka bisa jadi akan mengedipkan sebelah matanya. Juga, apabila teman-teman orang asing, misal kalian sedang liburan di Turki, kemudian di jalan bertemu seorang Turki yang mengedipkan sebelah matanya ke kalian.

2.Aku Suka Kamu
Ini pembahasannya sama seperti yang di atas. Oleh sebab itu, pengartiannya sedikit lebih bisa dianggap benar karena dari kedua sisi, lelaki dan perempuan Turki, telah mengakuinya bahwa kedipan mata antara lawan jenis dapat mengartikan tindakan saling menyukai.

Namun perlu diingat, menurut lelaki Turki yang saya wawancarai ini, sebaiknya jangan terlalu menganggap kedipan sebelah mata sebagai suatu beban pikiran yang harus ditelaah dalam-dalam, apa maknanya, karena di Turki sendiri, kegiatan mengedipkan sebelah mata sangat sering dilakukan oleh orang-orang di berbagai usia. Jadi, jangan terlalu dianggap serius karena maknanya sudah ambigu. Kalau saran perempuan Turki yang saya wawancarai sih, jika kalian tidak paham maknanya atau bingung hendak bertindak apa, cukup tersenyum saja.

Pengalaman saya, yang baru dua bulan berada di Turki, kedipan mata ini mengartikan hal-hal sebagai berikut :

1.Not A Problem
Betul sekali kata teman perempuan Turki saya. Saya beberapa kali mendapatkan kedipan mata “Not a problem” ketika berada di TOMER. Kondisinya misal, ketika saya bertanya sesuatu yang tidak saya pahami lalu hoca menjelaskan dan saya mengucapkan terima kasih, hoca akan melemparkan satu kedipan mata seraya tersenyum kepada saya. Jika tidak begitu, kondisi ketika saya bertanya, lalu beliau bertanya apakah saya sudah paham atau belum biasanya diselingi dengan sebuah kedipan mata, juga.

2.Hi!
Ini yang mungkin paling sering terjadi, di sembarang tempat. Saya menganggapnya sih sebagai kedipan mata menyapa, “Hi.” Meski kata perempuan Turki yang saya wawancarai tadi tidak berarti demikian. Lalu bagaimana membalasnya? Cukup dengan senyuman. Nah, contoh yang sedikit rancu juga ketika kalian berada di kelas, tiba-tiba hoca masuk kelas, melihat kalian dan mengedipkan sebelah mata, itu juga dapat dianggap sebagai sapaan. Tapi saya meragukannya. Sepertinya itu pertanda hoca bertanya, “Udah ngerjain PR, belum, Nak?” -_-

3.Ayolah!
Contoh satu, misal seorang Turki mengajak kalian untuk pergi ke suatu tempat namun kalian menolak dan mengemukakan alasannya tapi mereka memaksa sambil mengedipkan sebelah mata. Menurut saya, itu “Come on!” artinya. Begitu juga ketika hoca menyuruh kalian maju ke depan kelas untuk mengerjakan sesuatu. Biasanya dilakukan dengan kedipan mata, juga diselingi dengan, “Buyurun!” atau “Gel!”

4.Kamu Keren!
Misal kalian melakukan sesuatu yang hebat. PR beres, benar semua, misalnya, lalu hoca mengedipkan sebelah matanya kepada kalian, itu artinya memuji apa yang kalian lakukan.

5. Ok
Tanda persetujuan.

Lainnya, apa ya? Sepertinya, arti kedipan mata masih sangat banyak. Boleh ditambahkan di sini, mungkin yang belum saya ketahui. Namun menurut saya, apapun itu, jangan terlalu diambil pusing. Mungkin bagi kita, orang Indonesia misalnya, kedipan mata itu seperti suatu hal berbau “genit” yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang kegenitan. Sejenis flirting, karena di Indonesia sendiri, kedipan mata bukanlah tradisi dan kebiasaan. Sedangkan di Turki, itu adalah hal yang sangat biasa. Jadi, just take it easy ya! Semua orang, dari kecil sampai tua dapat mengedipkan mata kok.

2. Cipika-Cipiki Tiga Kali

sumber : ayudina-np.blogspot.com

sumber : ayudina-np.blogspot.com


Jika biasanya, cipika-cipiki hanya dilakukan dua kali yaitu pada pipi kanan dan kiri. Di Turki (atau mungkin di tempat lain juga) dilakukan sebanyak tiga kali. Dan, cipika-cipiki ini dilakukan setiap kali bertemu kawan. Dimanapun. Iya. Jika orang Indonesia mungkin cukup tersenyum atau memanggil nama, orang Korea berdiri seraya menundukkan badan, orang Turki lebih intim lagi. Yaitu mendatangi langsung dan berpelukan serta cipika-cipiki tiga kali, lalu saling bertukar kabar meski misal pagi tadi kalian telah bertemu lalu siangnya, di hari yang sama, kalian tidak sengaja bertemu di keramaian, lagi.

3. Cium Pipi dan Rambut
Orang Turki mungkin dapat dikatakan sebagai orang yang ekspresif. Sesama jenis ya, mereka sering kali mencium pipi, kening dan rambut kawannya sebagai pertanda sayang. Bahkan tidak ragu untuk mengucapkan, “I love you” dalam bahasa Turki setiap saat. Jadi, jangan heran jika melihat kejadian seperti itu di jalanan atau mereka berlaku demikian kepada kalian. Tiba-tiba mencium kalian, misalnya. Ngomong-ngomong soal cipika-cipiki, saya juga memperoleh informasi langsung dari teman pena saya yang berasal dari Brighton, Inggris bahwa tradisi mereka terhadap kawan sejenis yang sudah lama sekali tidak bertemu adalah saling mencium bibir sebagai ungkapan sayang dan rindu. Jadi, ketika mereka mencium bibir, kalian harus membalasnya juga. Itu tradisi mereka. Bukan berarti not straight ya. Tradisi teman Prancis saya bahkan lebih heboh lagi. Katanya, bahkan sudah umum bagi sesama jenis untuk touching each other. Got what I mean? Jangan dianggap hal yang tidak pantas dibicarakan ya. Maksud saya hanya mengutarakan tradisi, bahwa setiap belahan bumi memiliki caranya masing-masing untuk mengungkapkan sesuatu. Kita cukup tahu lah ya.

4. Isyarat Tolakan

Jika orang Turki ber-ck ria, itu artinya tidak, jangan, seperti itu. Ck itu seperti apa? Susah juga untuk menjelaskannya jika tidak dipraktikkan secara langsung. Jadi, misal kalian melihat seorang anak usia 5 tahun dan penghafal Al-Qu’ran. Dengan kagum seraya mengucap subhanAllah biasanya juga diselingi dengan “Ck ck ck” bukan? Namun ck-nya orang Turki ini hanya sekali. Bukan ck orang Indonesia dalam kekaguman yang dilakukan berulang kali.

5. Isyarat Kekaguman
bak-gc3bczel-kardec59fim-umut-s
Jadi, biasanya ketika orang Turki melihat sesuatu yang luar biasa, mereka akan mengucapkan MasyaAllah seraya membentuk kuncup jemari seperti gambar di atas. Misal kalian berpakaian saat keren, ngaji kalian bagus, masakan kalian enak, jawaban ujian benar semua, hal tersebut biasa dilakukan oleh mereka.

Sekian postingan kali ini. Jika ada tambahan, silahkan di kolom komentar. Di lain waktu, jika saya menyadari kebiasaan mereka lainnya, insallah akan segera saya tulis. Oh ya, di atas hanya berdasarkan pengamatan sekitar ya, bisa jadi lain cerita di lain tempat. Lain orang Turki.

Iklan

11 thoughts on “Beberapa Budaya Orang Turki

  1. Saya berteman di whatsapp dengan orang turki, awal ny kami berteman di salah satu aplikasi untuk berjumpa dengan semua orang dari luar negri *aplikasi kik*.
    sangat baik sekali, saya akui itu, sudah baik, ramah, orang kaya, inti nya kami sudah seperti sahabat dan saudara, namun kami belum pernah bertemu sama sekali, hanya lewat hp dan media sosial lain ny, seperti : facebook, instagram, whatsapp, dan kik. apakah itu bisa di anggap enteng ? maksut saya apakah memang kenyataan nya orang turki itu baik baik ??? atau hanya semata cuma karena orang asing jadi, yah, dia yg org turki baik kepada saya.. contoh bgini, saya Chattng dg org bule nih, luar biasa bangga dan senang sekali, sampe pamer kemana2, karena mungkin satu kelas atau bahkan satu sekolah itu yang dapat Chattng dg org luar negri saya, mrka yg satu sklh dg saya mungkin pernah hanya pernah, namun saya tiap hri mainn hp dg org luar aplg gk prnh telat dg org turki itu “namnya bilge bozkurt”. sampe sampe pesan dari org indonesia sendiri saya males bales ny saking ya itu ngebet Chattng dg org luar negri. nah, apakah orng turki jg bgtu, hanya karna org asing dia langsung baik ? atau mungkin org turki kenyataan ny mmng baik baik dan ramah ? aduh seperti nya saya berbelit belit 😀 maafkan lah, saya hanya minta pendapat nya..
    karena mengapa saya bertanya seperti ini ? karena seolah olah saya menganggap bilge itu beneran, tidak php. saya meminta dia untuk mencari kan saya hotel di turki agar saya bisa bekerja di turki, sekarang saya mengambil sekolah jurusan akomodasi perhotelan di lampung, pringsewu. dan si bilge itu mau mau saja mencarikan hotel untuk saya bekerja di turki, saya rasa dia sungguhan, karena kami ada waktu ny iti becanda dan ada waktu ny untuk serius, jadi bagaimana pendapat anda ? seorang anak dari indonesia belum pernah bertemu dengan bule, namun hp ny berisi org bule dan salah satu ny dr turki, bgaimna pendapat anda ?
    maaf jika kata saya berbelit belit 😉

    Suka

    • Pada dasarnya, kebanyakan orang Turki itu misafirperver/senang menjamu/bermurah hati. Untuk respon kepada orang asing, tergantung pada tempat dia tinggal. Orang Istanbul kemungkinan akan biasa aja jika berjumpa dengan orang asing karena emang udah biasa. Orang dari kota yang nggak seramai Istanbul, mungkin akan menyapa dan menanyakan negara asal jika berjumpa dengan orang asing. Jadi, tergantung darimana dia dulu… Namanya Bilge ya? Berarti dia perempuan? Hm.. kalau menurut saya, mulanya hanya karena orang asing. Saya ada teman Turki yang lebih suka bersama orang asing daripada orang Turki sendiri. Dan saya amati, sebagian dari mereka juga merasa bangga jika memiliki teman orang asing. Apalagi kalau dia jarang berjumpa/tidak pernah berjumpa dengan orang asing sebelumnya. Sama lah kaya di Indonesia. Tapi nggak tahu juga lho kalau sekarang pandangan Bilge itu dari yang mulanya hanya karena orang asing, sekarang sudah berbeda dan menganggap kalian sahabat. Cuma saran saya, jangan terlalu berharap terhadap orang yang belum pernah dijumpai. PHP nggak akan jadi PHP kok kalau nggak terlalu berharap 😀 Tapi positif thinking aja kalau dia emang niatnya baik mau bantu.

      Suka

  2. Ping-balik: Berburu Bule di Dunia Maya | Naelil The Climber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s