Ketika Kamu Benar-Benar Menginginkan Sesuatu

sumber : pixgood.com
sumber : pixgood.com

Kemarin (25/3) sebelum ujian, hoca (guru) cerita ke kita, siswa-siswinya mengenai seorang pemuda yang sangat ingin melihat Rasulullah SAW. Mengapa membahas hal ini? Mulanya, salah satu teman sekelas saya bilang kalau penyesalan terbesarnya adalah ketika lupa sholat :’) Hoca nanya, “Manusia sholat (beribadah) untuk siapa, untuk apa? Kalau kita cinta Allah, pasti bagaimanapun juga akan melakukannya dengan ikhlas.”

Jadi, pemuda tersebut berdoa setiap malam supaya dapat melihat Rasulullah SAW dalam tidurnya. Namun sayang, ia tak pernah memimpikan beliau. Akhirnya, pemuda tersebut pergi ke hoca (dalam hal ini maksudnya seperti ustadz) dan mengutarakan keinginannya. Hoca tersebut menyarankan kepada pemuda tersebut agar setiap kali ia makan, selalu menaburi makanannya dengan sebanyak-banyaknya garam. Karena pemuda itu ingin melihat Rasulullah SAW, ia pun melakukannya. Keesokan harinya, pemuda tersebut kembali mendatangi hoca karena ia tetap tidak dapat melihat Rasulullah SAW dalam tidurnya walau telah melakukan apa yang disarankan hoca kepadanya.

“Apa yang engkau mimpikan dalam lelapmu semalam?” tanya hoca kepada pemuda tersebut.

“Hanya air dan sebanyak-banyaknya susu bergula.”

Lalu hoca tersebut menjelaskan bahwa apabila kita sangat menginginkan sesuatu, kita pasti mendapatkannya. Jika pemuda tersebut benar-benar ingin melihat Rasulullah SAW, pemuda tersebut pasti sudah memimpikannya. Sama halnya ketika pemuda tersebut merasakan asam di sekujur mulut dan kerongkongannya. Ia merindukan air dan susu bergula. Sehingga dalam tidurnya, hanya air dan susu bergula yang bertandang.

Tetuah hoca sebelum ujian ini bahkan mensugesti tidur saya. Beberapa minggu yang lalu, telah diadakan seminar dan pameran pendidikan Internasional di Hotel Hilton, Izmir, Turki. Karena suatu peristiwa, saya batal datang. Sedih sekali. Kemudian pada tanggal 26 Maret 2015, kembali diadakan pameran pendidikan Internasional di Hotel Hilton, Izmir, Turki dengan lembaga berbeda. Sebelum tanggal 26, yaitu 25 Maret, dalam tidur saya bermimpi sedang mengunjungi Hoten Hilton tersebut, meski sekedar duduk-duduk di kafe seberangnya. Esok harinya, ujian saya baru selesai pukul 16.00 EEST sedangkan jam 18.00 EEST, pameran tersebut sudah akan ditutup. Sayangnya lagi, hujan turun dengan derasnya ketika saya dalam kondisi lupa membawa payung. Batal pergi lagi deh.

Saya pikir, artinya bahwa saya tidak begitu menginginkan untuk datang. Jika saya ingin benar-benar pergi, saya pasti akan berjuang dengan membeli payung di luar. Jika saya tidak tahu jalan ke sana, saya bisa tanya orang. Tapi saya tidak melakukannya. Saebaliknya, saya justru memutuskan untuk kembali ke asrama dan makan. Kenapa? Saya toh esok harinya masih ada ujian di sekolah dan insallah di lain kesempatan, dalam jangka waktu yang tidak panjang, akan diadakan kembali kegiatan seperti itu.

Contoh lainnya adalah ketika kemarin diadakan konser One Direction di Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia dan saya telah memiliki tiketnya. Saya tidak pergi karena jarak Indonesia-Turki yang jauh, di samping memakan banyak biaya dan waktu. Artinya, saya tidak benar-benar ingin. Ada sesuatu yang lain, yang lebih saya inginkan. Apa? Melanjutkan keseharian saya di sini, Izmir, Turki.

Namun ada kalanya juga, ketika menginginkan sesuatu, apapun akan dilakukan. Misalnya, saya yang dulunya berkeinginan untuk study abroad. Saat itu saya mendaftar beasiswa Jepang dan Turki, saya bela-belain jauh-jauh dari Banyuwangi ke Jakarta untuk tes tulis dan interview yang notabenenya belum tentu lolos. Untuk Turki, saya lepas jurusan dan universitas di Indonesia yang setengah mati (hiperbola) saya perjuangkan sejak awal SMA. Itulah kekuatan dari sebuah keinginan yang besar. Maka percayalah, jika kamu benar-benar menginginnya, pasti akan kamu perjuangkan setengah mati sampai dapat. Jika sudah demikian, semesta dan penciptanya akan turun tangan menolongmu. Insallah 🙂

sumber : www.telegraph.co.uk
sumber : http://www.telegraph.co.uk
Iklan

2 thoughts on “Ketika Kamu Benar-Benar Menginginkan Sesuatu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s