Wisata Sehari di Kawasan Sultanahmet, Istanbul

Postingan terkait sebelumnya : Liburan Musim Panas di Turki

Bagi saya pribadi, kota Istanbul terlihat lebih cantik di musim dingin. Karena pada musim panas, selain panasnya terik yang membuat kaki dan badan susah untuk diajak berkompromi, mengambil foto menggunakan hp tidak begitu bagus. Memandang kemana-mana pun silau jika tidak menggunakan kaca mata.

Jika ingin mengunjungi Istanbul dalam waktu yang sangat singkat, sebaiknya memang pergi ke kawasan Sultanahmet dimana terdapat Hagia Sophia, Blue Mosque, Topkapi Palace dan The Basilica Cistern.

1. Hagia Sophia

Hagia Sophia pada musim dingin (red:kunjungan sebelumnya)
Hagia Sophia pada musim dingin (red:kunjungan sebelumnya)

Hagia Sophia adalah sebuah bangunan cantik bekas gereja, masjid dan sekarang menjadi museum sehingga di dalamnya, terdapat lukisan Bunda Maria yang sedang memangku Isa Al-Masih kecil dimana di tepinya terdapat kaligrafi Allah SWT dan Muhammad SAW.
Suasana di dalam Hagia Sophia
Suasana di dalam Hagia Sophia

Pada masa kejayaan Utsmaniyah, Sultan Mehmet II mengubah gereja ini menjadi masjid sehingga karakteristik gereja yang terlukis pada dinding-dindingnya dilepas atau dilapisi cat. Pada tahun 1937, Mustafa Kemal Ataturk mengubah status Hagia Sophia dari masjid menjadi museum. Beberapa bagian dinding dan langit-langit pun dikerok sehingga muncul kembali lukisan sakral khas gereja.

Untuk masuk ke Hagia Sophia, diperlukan uang sekitar 30 Turkish Lira. CMIIW. Kecuali jika memiliki kartu museum-muzekart-tidak perlu membayar. Cukup tunjukkan kartu ajaib tersebut ke petugas.

2. Blue Mosque

Blue Mosque pada musim dingin (red:kunjungan sebelumnya)
Blue Mosque pada musim dingin (red:kunjungan sebelumnya)

Dikenal sebagai Masjid Biru karena design interiornya dominan warna biru. Waktu ke Istanbul kemarin, saya sempat mengira masjid yang terletak di kawasan Eminonu adalah Masjid Biru. Padahal bukan. Itu adalah Masjid Yeni Kapi. Habis warnanya biru sih. Cuman bedanya, si Masjid Biru sifatnya bersejarah. Sedangkan Yeni Kapi, tidak. Kata teman sih gitu.

Untuk masuk ke Masjid Biru, tidak dikenakan biaya apapun. Namun, masjid ini akan ditutup untuk pengunjung pada waktu shalat. Pada jam kunjung, pengunjung yang ingin masuk diharuskan untuk memakai pakaian tertutup. Jadi memang lebih baik untuk memakai pakaian panjang dan selendang sebelum pergi ke sana. Jika tidak pun tidak apa-apa sih, mereka sudah menyediakan pakaian tertutup dan selendang untuk dipakai masuk ke Masjid Biru.

3. Topkapi Palace
20150817_162219
Kata wikipedia, Istana Topkapi ini telah didiami oleh Sultan Utsmaniyah selama lebih dari 600 tahun (1465-1856). Sekarang, istana ini menjadi situs warisan dunia yang di dalamnya terdapat pedang dan jubah Rasulullah. Tapi, untuk melihat khusus dua hal tersebut, antrinya masya Allah.
20150817_170223
Saya saja berdiri sampai kaki rasanya mau patah. Lebay!

4. The Basilica Cistern
Waduk yang mulanya adalah basilika ini konon dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Bizantium, Justinian I pada abad ke 6 menggunakan 7000 budak sebagai tenaga kerja. Tua sekali, bukan? Masuk ke dalam The Basilica Cistern ini rasanya seperti masuk ke dunia sihir. Setelah membeli tiket pelajar seharga 5 Turkish Lira, kami berjalan menuruni tangga yang masuk ke ruangan gelap dengan lampu-lampu redup.

sumber : wikipedia
sumber : wikipedia

Di depannya, tampak keterangan mengenai pembangunan waduk tersebut serta sejarah Medusa. Mengapa Medusa? Karena di dalam waduk ini terdapat pilar besar yang pada bagian bawahnya terdapat ukiran kepala Medusa.
sumber : wikipedia
sumber : wikipedia

Di sekelilingnya, terdapat banyak recehan uang lantaran ujar seorang teman, dapat membawa keberuntungan. Sebenarnya, bangunan ini terdiri dari jembatan bercabang-cabang yang sedikit becek dan licin dimana di bawahnya terdapat air dan ikan-ikan. Dalam air tersebut, tertanam pilar yang menjulang bertumpu pada atap di atas. Di tepi tiang, diberikan lampu kecil yang redup. Pengunjung dapat berjalan berkeliling dan merasakan aura mistisnya. Apalagi diiringi dengan musik yang sangat mendukung. Mungkin, jika lampu tidak redup, suasananya akan lain. Dengan lampu redup tersebut, serasa berada di dunia sihir Harry Potter and The Chamber of Secret deh. Itu, ketika Harry bertemu Voldemort.

Itulah sekiranya gambaran jika ingin berwisata di kawasan Sultanahmet.

Iklan

5 thoughts on “Wisata Sehari di Kawasan Sultanahmet, Istanbul

  1. oh mai gat selama ini gue kira di dalam mesjid biru itu ada lukisan nabi isa dan bunda maria ( Hagia Sophia ) ternyata beda yaa.

    anyway museum yang nyimpan rambut, pedang dan sendal Rasulullah itu dimana ya???

    Sory mbak banyak nanya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s