Review Buku 3 Sisi Susi dan Sang Dirigen (Perjalanan Jahja Setiaatmadja Hingga Menjadi CEO BCA)

3 Sisi Susi

cover-3-sisi-susi

goodreads

Judul Buku : 3 Sisi Susi

Penulis : Fyra Fatima

Penerbit : visimedia

Tahun : Cetakan pertama, 2015

Kota : Jakarta

Jumlah Halaman : vii+172 hlm

Harga : Rp. 49.000,-

 

 

 

Kisah gila-gilaan kecerdasan, kesuksesan, dan keberanian Susi Pudjiastuti

Sang penerobos! Mungkin cap semacam itu sangat layak kita sematkan kepada sosok Susi Pudjiastuti. Pada masa remaja, dia berani melakukan pilihan hidup yang “gila” yaitu meninggalkan bangku SMA. Orangtuanya marah karena biaya untuk sekolah ada dan semua kebutuhan terpenuhi. Dia hanya ingin mandiri, menjalankan hal yang dia anggap mampu. Berawal dari bakul ikan, Susi menjadi pengusaha sukses yang bisa mengekspor sendiri hasil tangkapannya. Ketika ada kebutuhan pesawat untuk membawa hasil laut ke tempat yang jauh dalam keadaan segar, tidak ada pihak perbankan yang yakin bahwa Susi bisa membayar. Empat tahun kemudian, barulah ada pengusaha nasional yang bersedia memberikan dana. Lain halnya ketika baru menjabat sebagai menteri, Susi yang dijuluki sebagai pahlawan laut mengeluarkan terobosan baru dengan menenggelamkan kapal asing yang tepergok masuk perairan Indonesia tanpa izin dan membuat moratorium perizinan usaha perikanan tangkap.

Tiga sisi yang diangkat dalam buku ini berkisah tentang terobosan atau kegila-gilaan Susi terkait kecerdasan, kesuksesan, dan keberaniannya dalam kehidupan pribadi, perjalanan usaha, hingga kebijakan publiknya. Semangat yang ditularkan oleh Susi memberikan harapan kepada banyak orang bahwa tidak ada yang tidak mungkin tanpa usaha keras dan kesungguhan.

Mungkin benar bahwa jika ingin mendapatkan hasil yang gila-gilaan, kita juga harus melakukan upaya gila-gilaan.

Sang Dirigen (Perjalanan Jahja Setiaatmadja Hingga Menjadi CEO BCA)

 

Judul Buku : Sang Dirigen (Perjalanan Jahja Setiaatmadja Hingga Menjadi CEO BCA)

Penulis : Sumarsono

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Kota : Jakarta

Jumlah Halaman : xv+187 hlm

Harga : Rp. 88.000,-

 

Keterbatasan ekonomi memaksa Jahja untuk mencari tambahan uang saku dengan cara menjajakan video rental. Ia membawa setumpuk video baru untuk disewakan dan menjajakannya keada kawan-kawan dan kenalannya, Begitu seterusnya, sampai satu hari, jalan hidup Jahja berubah! Seorang pelanggan tetapnya menawarinya pekerjaan. Sejak itu, ia menaaki langkah demi langkah di Kalbe Farma, Indomobil, hingga akhirnya di BCA. Tak ada yang menduga, Jahja kini menjadi pemimpin, sang dirigen, di salah satu bank ternama di Indonesia.


Boleh dibilang, dua buku ini punya porsi sama yang mampu membuatmu kembali bersemangat mengepakkan sayap untuk terbang tinggi menggapai mimpi. Pak Jahja di dunia akuntansinya dan Bu Susi di dunia bisnis ikan dan pesawat hingga di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Saya sengaja menggabungkan review untuk kedua buku ini bersama-sama karena saya tidak akan memberikan banyak komentar.

Pada dasarnya, belajar dari Pak Jahja dan Bu Susi, dapat diambil kesimpulan bahwa jika kita mengerjakan apapun dengan penuh kerja keras, dedikasi, dan kejujuran, hasilnya pasti akan luar biasa.

Pak Jahja dikisahkan merupakan seorang yang sangat giat dan jujur. Beliau tidak keberatan diberi pekerjaan lebih walau tidak ada imbalan tambahan. Alasannya, sebetulnya tanpa imbalan tambahan, beliau sudah memperoleh ilmu baru di bidangnya.

Pak Jahja mulai bekerja di tahun-tahun akhir kuliah. Pekerjaannya pun naik ke atas perlahan dari menyewakan kaset sampai jadi CEO BCA. Kalau lihat latar belakang keluarga, Pak Jahja juga tidak terlahir di keluarga yang kaya raya lo. Semasa kecilnya, Pak Jahja yang merupakan anak tunggal harus menetap dari rumah kakek-nenek sampai ke rumah om dan tantenya lantaran keluarga Pak Jahja belum bisa membeli rumah sendiri yang layak. Waktu kuliah pun, Pak Jahja yang mulanya ingin kuliah di kampus swasta harus kuliah di kampus negeri supaya lebih murah. Selain itu, beliau juga harus menyerah pada keinginannya kuliah kedokteran gigi menjadi ke jurusan akuntansi. Alasannya sama, supaya lebih murah. Tapi justru dari sanalah kesuksesan mulai mendatanginya. Terkadang memang kita harus realistis ya soal pekerjaan.

Saya terkesan ketika putri kedua Pak Jahja ingin menjadi guru musik, bukannya sekedar melarang karena secara finansial gaji guru musik tidak begitu tinggi, Pak Jahja menyarankan putrinya untuk membuka sekolah musik karena lebih menjanjikan. Jadi, putrinya tersebut bisa mengembangkan usaha tanpa harus jauh-jauh dari hobinya.

Mengutip ujaran Dr. Boenyamin Setiawan, pendiri PT Kalbe Farma, dari buku ini tersirat kebenaran bahwa memang benar kalau Pak Jahja adalah sosok yang DJITU: Disiplin, Jujur, Inovatif, Tanggung Jawab, dan Ulet. Semua orang yang ingin sukses, sangat boleh menerapkan sifat-sifat DJITU Pak Jahja ini ke dalam dirinya. :mrgreen:

Sekarang lanjut ke perempuan hebat asal Pangandaran, Jawa Barat ini; Ibu Susi Pudjiastuti!

Memutuskan berhenti sekolah, masih SMA lagi, menurut saya adalah hal yang sangat berani. Apalagi mengingat Bu Susi berasal dari keluarga yang berkecukupan. Pasti cemoohan tetangga itu ada. Banyak, malah.

Kalau orang itu asal-asalan berhenti sekolah di saat ada biaya, itu salah banget. Tapi Bu Susi memang tidak asal-asalan berhenti sekolah. Beliau sudah punya rencana; sudah ada visi dan misi. Perjuangannya juga tidak mudah. Beliau menjual perhiasannya sendiri untuk modal jadi bakul ikan. Bisnis yang sudah dilakoninya sejak sangat belia itu tentu saja bukannya tidak pernah melalui jalanan terjal. Kerugian dari ikan-ikan segar yang mati di perjalanan hingga pesawatnya yang jatuh itu masuk hitungan jalanan terjal. Namun, Bu Susi adalah orang yang lekas move on. Bukan hanya soal bisnis lo. Misalnya saja yang sering disinggung media yaitu pernikahannya yang sampai tiga kali. Ada lo orang yang gagal menikah dan tidak berani berurusan lagi dengan pernikahan, bahkan sampai tidak mau berhubungan dengan lawan jenis, lagi at all.

Pantas rasanya jika beliau diangkat menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan. Meski pendidikannya sebatas lulusan SMP, beliau sudah tahu medan yang dihadapinya. Bahkan beliau pernah terjun langsung ke dunia itu. Teorik saja memang tidak pernah cukup. Pengaplikasiannya itu juga penting.

Buku ini cukup mencerahkan mengenai dunia kelautan dan perikanan mulai dari masalah yang dihadapi nelayan, expor impor ikan hingga ke illegal fishing di perairan Indonesia. Tentu saja soal penenggelaman kapal illegal itu juga ikut disinggung dalam buku ini.

Ngeri juga kalau ngebayangin repotnya Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan TNI AL dan polri dalam mengawasi dan menjaga laut Indonesia tetap aman dan lestari. Apalagi 2/3 dari wilayah Indonesia adalah laut. Kriminal di laut itu mengerikan kalau saya bayangin di semua sisi sejauh kita memandang cuma ada laut. Sama halnya seperti di udara. Jalasveva jayamahe lah pokoknya insya Allah! Ngomongin laut, saya selalu inget kisah Huckleberry Finn karya Mark Twain dan The Old Man and The Sea karya Ernest Hemmingway. Yang suka dunia laut, boleh banget baca dua buku fiksi ini!

Pada akhirnya, saya merekomendasikan buku 3 Sisi Susi dan Sang Dirigen  kepada kamu yang berani bermimpi dan siap berjuang! Semoga mencerahkan!

Iklan

One thought on “Review Buku 3 Sisi Susi dan Sang Dirigen (Perjalanan Jahja Setiaatmadja Hingga Menjadi CEO BCA)

  1. Ping-balik: Malam Minggu Bersama Najwa Shihab | Naelil The Climber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s