Review Novel Eleanor: Do You Want to Know a Secret?

24705056
sumber : goodreads

Judul Novel : Eleanor

Penulis : Arumi E.

Design Cover : Marcel A.W.

Proof Reader : Ashma M.M.

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : Januari 2015

Jumlah Halaman : 264 Hlm.

Impian Eleanor Saptajingga untuk mengunjungi London akhirnya terwujud saat diterima magang di Deluxe Boutique sebagai fashion designer. Baginya, London tak sekedar kota untuk merintis masa depan. Kota itu menyimpan kepingan masa lalu tentang jati dirinya, tentang ayahnya, pria Inggris yang meninggalkannya puluhan tahun lalu.

Penelusuran mencari jejak sang ayah mempertemukan Eleanor dengan Kyle Anderson. Pria itu mengajak Eleanor menelusuri sudut-sudut kota London hingga Liverpool, mengenalkan seni patung kontemporer yang memukau. Namun, ketika aroma cinta masih terasa manis, Eleanor mendapati kenyataan yang menyakitkan. Kyle ternyata menjalin hubungan dengan gadis lain demi membangun kembali kariernya sebagai pianis.

Saat-saat terpuruk ke jurang terdalam, Eleanor sadar ternyata Darrel Candranaya-lah yang selalu hadir di sisinya. Pria itu begitu tulus menawarkan perhatian dan mendukungnya. Tapi mampukah Darrel memperjuangkan cinta mereka? Karena ibu Darrel akan mati-matian menentang hubungan mereka.

SPOILER ALERT!

Novel ini dimulai dengan diterimanya Eleanor untuk magang di Deluxe Boutique, London selama satu tahun. Mendengar penerimaan tersebut, Eleanor sangat bahagia karena di samping Deluxe Boutique itu merupakan butik super kece, Eleanor dapat memulai pencarian ayah kandungnya, seorang pria Inggris yang meninggalkan ia dan ibunya puluhan tahun lalu.

Di London, ia tinggal di rumah Madam Agatha, nenek dari Darrel Candranaya sekaligus ibu dari Lady Catherine yang merupakan pemilik Deluxe Boutique, bersama Darrel. Alasan Eleanor tinggal di sana sebenarnya adalah usulan Darrel supaya pemagang bisa menghemat biaya tinggal, makan dan transport karena bisa menumpang Darrel setiap pergi ke butik.

Kebersamaan keduanya setiap hari-apalagi kamar mereka bersebelahan di rumah Madam Agatha-membuat benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Darrel.

Di samping mulai bekerja di butik, Eleanor juga mulai melakukan pencarian ayahnya. Ia meminjam buku telepon milik Madam Agatha yang berisi nama dan nomer telepon orang-orang di seluruh London. Dengan hati-hati, ia menelpon satu per satu orang yang bernama Alan Stevens; nama ayahnya.

Rupanya ada banyak sekali nama Alan Stevents di London. Beberapa kali ia menelpon, namun tak ada Alan Stevens yang merasa punya saudara di Jakarta, Indonesia. Akhirnya,  ada seseorang bernama Alan Stevens yang mau menemuinya. Eleanor pun senang bukan main meskipun lelaki itu belum tentu merupakan Alan Stevens ayahnya.

Naas, pertemuan pertamanya gagal karena lelaki itu tidak datang menepati janjinya. Eleanor pun sedih namun Darrel selalu ada di sisi untuk menghiburnya. Ternyata, Alan Stevens tidak bisa menepati janji karena ada urusan mendadak. Alan Stevens pun  membuat janji bertemu kedua dengan Eleanor. Naas, pertemuan keduanya juga gagal karena lelaki itu mengingkari janjinya, lagi. Darrel pun kembali menghiburnya dengan sejuta cara.

Eleanor berniat untuk datang langsung ke rumah Alan Stevens karena geregetan. Bukannya mendapati Alan Stevens, ia justru mendapati bahwa ia telah ditipu oleh seniman muda bernama Kyle Anderson yang mengaku sebagai Alan Stevens di telpon. Kyle pun minta maaf dan bilang bahwa tujuannya menipu adalah supaya ia tidak kehilangan kontak Eleanor karena Alan Stevens yang merupakan atasan Kyle itu sedang ada urusan di luar selama sebulan.

Kyle mengatakan bahwa Alan Stevens bosnya itu berusia 30an sedangkan Alan Stevens yang Eleanor cari adalah yang berusia 50an. Dari sanalah bermula keterbukaan Eleanor akan pencarian ayahnya. Kyle berjanji untuk membantu Eleanor sebagai permohonan maaf. Eh ternyata Kyle dan Eleanor saling jatuh cinta dan berkencan sampai ke Liverpool, tempat asal Kyle. Mereka pun berpacaran yang membuat Darrel uring-uringan namun tetap sok menyembunyikan perasaannya. Di Liverpool, Eleanor mengenal banyak hal tentang The Beatles, band favoritnya. Juga, band favorit ayahnya.

Ternyata, Kyle yang seorang pematung terhimpit  kebutuhan hidup yang membuatnya kembali menjadi seorang pianis seperti keinginan orang tuanya karena profesi pematungnya tidak begitu menghasilkan uang. Akibatnya, ia pun menjalin hubungan dengan gadis lain untuk memperlancar karirnya sebagai pianis. Kyle meninggalkan Eleanor tanpa penjelasan apapun. Eleanor patah hati sekali. Namun Darrel kembali menghiburnya hingga Eleanor akhirnya sadar bahwa selama ini Darrel-lah yang selalu ada di sisinya.

Di samping ke patah hatiannya dikhianati Kyle, Eleanor juga patah hati setelah mengetahui bahwa ayah kandungnya telah meninggal sebulan yang lalu. Padahal sebulan yang lalu, Eleanor juga sudah berada di Inggris. Ia menyesal mengapa ia tidak tahu informasi tentang ayahnya lebih awal. Ia kesal karena hanya mencari ayahnya di London sedangkan kenyataannya, ayah Eleanor tinggal di Liverpool.

Darrel membantu Eleanor menemukan rumah ayahnya untuk mengunjungi keluarga Alan Stevens yang ternyata telah beristri dan beranak dua. Dari situ hubungan Darrel dan Eleanor lebih dekat. Darrel bahkan menyatakan cintanya pada Eleanor.

Mulanya, Eleanor sulit menerima Darrel sebagai kekasihnya. Namun ketika Eleanor sudah membuka hati untuk Darrel, ibu Darrel menentang hubungan keduanya. Lady Catherine tidak mau Darrel menjalin hubungan dengan gadis Indonesia karena hubungan Lady Catherine dengan lelaki Indonesia-ayah Darrel-kandas di tengah jalan.

Berbagai cara ia lakukan untuk menjauhkan Eleanor dari Darrel. Setelah Eleanor pulang ke Indonesia karena magangnya telah selesai, Eleanor mengganti nomer telpon, email, sosmed atas perintah Lady Catherine supaya Darrel tidak bisa menghubunginya.

Waktu demi waktu berlalu. Di dalam suatu proyek tidak terduga, Eleanor bertemu lagi dengan Darrel. Saat itu, Lady Catherine telah menyetujui hubungan mereka lantaran takut Darrel tidak mau menikah dengan siapapun selain dengan Eleanor.

Eleanor dan Darrel pun kembali menjalin hubungan lebih serius. And they live happily ever after.

Btw, Kyle itu fisiknya mirip Harry Styles loh mengingat mereka sama-sama lelaki Inggris bermata hijau dengan rambut gondrong cokelat sepanjang bahu. Tapi kalo ada dua tim antara tim Kyle dan tim Darrel, saya bakal ada di tim Darrel. Jelas. Kyle udah nipu sejak awal. Seseorang yang sudah pernah bohong itu sulit dipercaya. Apalagi Kyle ingkar janji dua kali di awal. Heran, kenapa Eleanor bisa jatuh hati pada Kyle. Padahal cinta itu bisa dikontrol. Kalau cinta nggak direspon, cinta nggak akan tumbuh berkembang.

Meski Darrel rada songong, posesif dan sok, ia bertanggungjawab dan merupakan pekerja keras. Sikapnya juga manis. KeAYAHan sekali lah. Hahaha.

Untuk Eleanor… mungkin ia termasuk pekerja keras namun gampang sekali dilalihkan/disetir.

Dari alur cerita, sedikit membosankan di awal. Namun menjelang akhir itulah nikmatnya membaca novel ini. Secara keseluruhan, novel ini cocok untuk pembaca yang suka Inggris karena akan diajak menyusuri London dan Liverpool. Cocok juga untuk pembaca yang suka The Beatles karena diajak menyusuri semua hal yang serba The Beatles. Nama Eleanor bahkan diambil dari lagu The Beatles yang berjudul Eleanor Rigby. Pencarian ayahnya juga erat kaitannya dengan The Beatles. Selain itu, pembaca yang suka romance ringan juga cocok baca novel ini

Iklan

One thought on “Review Novel Eleanor: Do You Want to Know a Secret?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s