#BincangBeasiswa Mahasiswa Berprestasi

Kalau kemarin kita sudah bahas mengenai beasiswa kuliah di China, kali ini kita akan membahas tentang beasiswa kuliah di Indonesia. Sebetulnya, asal kita mau mencari, banyak kok beasiswa kuliah di Indonesia semacam beasiswa dari kampusnya langsung, beasiswa Tanoto (red: #BincangBeasiswa berikutnya akan membahas ini), Bidik Misi, BII Maybank ataupun beasiswa lainnya. Tergantung bagaimana kita saja. Ingat pepatah ‘when there is a will, there is a way’ kan?

Mulanya, tujuan saya menulis #BincangBeasiswa adalah mengajak alumni SMAN 1 Pesanggaran penerima beasiswa kuliah untuk berbagi kisah perjuangannya supaya memotivasi adik-adik di SMA tempat saya dulu bernaung itu.

Kenapa?

Saya sudah pernah membahas bahwa SMA kami itu letaknya di desa. Jadi, zaman saya dulu (red: tahun 2011-2014), masih banyak siswa-siswi yang pupus harapan kuliah karena kendala ekonomi ataupun mindset keluarga yang berpikir bahwa bekerja setelah lulus SMA lebih baik daripada sekolah terus. Tapi saya percaya, apapun impian kita, entah itu kuliah atau berwirausaha pasti akan terwujud selama kita terus berikhtiar dan tawakal.

Semua itu mungkin loh. Percaya deh!


16507219_1307801819256598_522495897_n

dokumen pribadi Ayu

Kalem ya kelihatannya? Hehe. Padahal Ayu-narasumber kita kali ini- tergabung di UKM Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di kampusnya.

PSHT adalah  adalah suatu persaudaraan perguruan silat yang bertujuan mendidik dan membentuk manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mengajarkan kesetiaan pada hati sanubari sendiri serta mengutamakan persaudaraan antar warga (anggota) dan berbentuk sebuah organisasi yang merupakan rumpun/aliran Persaudaraan Setia Hati (PSH).  (wikipedia)

psht

dokumen pribadi Ayu

Prestasi Ayu :

  • Juara III Tanding Kelas D Putri Kejurkab Banyuwangi (kelas 1 SMA)
  • Juara III Tanding Kelas C Putri Kejurkab Banyuwangi (kelas 2 SMA)
  • Juara I DLA CUP PSHT Championsip 2014
  • Juara II Tanding Kelas C Putri Kejurkab Banyuwangi (kelas 3 SMA)
  • Juara II Seni Beregu Putri Kejurkab Banyuwangi (kelas 3 SMA)
  • Lolos seleksi Porprov IPSI Banyuwangi Kelas A Tanding Dewasa (red: namun mengundurkan diri)
  • Juara II Seni Beregu Putri PSHT UNEJ Cup Tingkat Sejawa-Bali

Ketika saya tanya tentang betapa jago-nya dia dan apakah dia nggak pernah kalah tanding atau cidera, ia menjawab sambil tertawa :

“Kalau ngomongin jago, saya bukan apa-apa, Mbak. Anak-anak yang lain lebih jago. Saya juga pernah kalah, Mbak. UNIBA CUP kalah. IAIN CUP kalah. Cidera, ya pasti pernah, Mbak. Tapi tetap tanding meskipun jalan dingklang (red: sempoyongan). Selesaikan sampai akhir, meskipun gagal.”

Ciri-ciri jawara nih! Tetap rendah hati dan PANTANG MENYERAH!

Bagi kamu yang merasa sering kalah kompetisi atau gagal beasiswa, jangan menyerah ya. Karena memang selalu ada bekas luka di balik kesuksesan seseorang. Kelihatannya saja menang terus dan beruntung, padahal aslinya babak belur. Hanya saja, tidak ada yang tahu.

Langsung saja yuk kita mulai #BincangBeasiswa!

Narasumber kita kali ini adalah Dewi Ayu Safitri, alumni SMAN 1 Pesanggaran 2015, yang saat ini merupakan mahasiswi aktif jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang.

Berat ya, jurusannya, Yu? :mrgreen:

Awalnya memang terasa berat. Semester 1, 2 dan 3 rasanya seperti uji coba. Apalagi yang dari SMA masuk jurusan Farmasi, tidak tahu apa-apa. Kimia awal di SMA pun pelajarannya seperti nggak nyambung sama Kimia Farmasi. Banyak yang merasa ingin maju lanjut kuliah atau mundur pindah jurusan. Jadwal (red: kuliah) nya  penuh terus, sampai Quality Time untuk diri sendiri pun didapatnya dari sisa kelonggaran waktu. Itu pun kalau mau. Terkadang terlanjur capek, hingga malas mau keluar-keluar. Maunya istirahat terus. Tapi lama-lama mulai terbiasa. Jadi, udah nggak kaget lagi kalau ada tugas-tugas mendadak bertumpuk-tumpuk sekaligus praktikum. Lama-lama jadi ada sedikit rasa nyaman.

Tresno jalaran soko kulino, ya. Ayu kenapa pilih kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang, betewe?

Karena (red: salah satu universitas) swasta yang bagus itu UMM. Karena keluarga maunya saya di Malang. Saudara juga kuliah di UMM.

Dengar-dengar, Ayu dapat beasiswa dari kampus?

Beasiswanya kalau menang lomba aja, Mbak Nae. Enggak banyak juga itu. Cuma, event lombanya bisa 4-6 event lebih dalam setahun. Tingkat Jawa Timur Juara III dapat satu juta. Sejawa-Bali Juara III dapat 1,5 juta. Nasional dua juta. Kayak gitu aja, Mbak Nae.

Oh.. ya lumayan sih itu. Inspirasimu cari beasiswa apa sih, Ayu?

Inspirasi.. buat tambah bantuin orangtua bayar SPP. Hahaha. Meskipun belum seberapa. Karena SPP anak kesehatan paling mahal di UMM..  Mungkin nggak seberapa, tapi kalau hasil keringat perjuangan dan usaha sendiri itu seneng. Jadi nggak cuma jadi mahasiswa kupu-kupu (red: kuliah pulang – kuliah pulang). Intinya, seberat apapun kuliah dan latihan, just do it..

Seperti kata orang, yang terpenting itu niatnya. Kalau niatnya baik untuk bantu meringankan beban orangtua seperti yang dilakukan Ayu ini, insya Allah proses memperoleh beasiswanya akan dimudahkan juga. Iya, nggak?

Ayu, tahu beasiswa ini darimana?

Kalau info, pasti dikasih tahu sama pengurus UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa).

Prosedur pendaftarannya bagaimana?

Kita kemarin kirim 23 atlet di UNEJ CUP. Yang menang 14 (red: atlet). Jadi, 14 sertifikat tuh ya cukup disetor ke yang ngurusin.. misal siapa gitu; ketua UKM sama sekretaris. Tinggal scan dan serahkan ke Student Center (SC). Terus ambil nota di SC. Lalu serahkan nota dan ambil uang di Badan Administrasi Umum (BAU). Gitu.

Prestasi apa aja yang bisa dimasukin buat dapat beasiswa mahasiswa berprestasi? Ada tingkat tertentu nggak?

Apa aja sih, nggak cuma prestasi pencak silat. Kan kebijakan kampus bisa berubah-ubah. Kalau Rektor Cup (red: lomba antar fakultas), dengar-dengar sih dapet. Kalau Dekan Cup (red: lomba antar jurusan) nggak paham. Mungkin fakultas yang kasih hadiah. Karena dari Juara I Dekan CUP  itu mewakili fakultas menuju Rektor Cup. Rektor Cup lolos, mewakili kampus. Ya, setidaknya lomba se-Malang Raya/tingkat kabupaten lah, Mbak.

Ayu kan memperoleh beasiswa dari prestasinya sebagai atlet pencak silat, sejak kapan sih ikut pencak silat sampai bisa jadi juara seperti saat ini?

Sejak kelas 2 SMP akhir, seinget saya. Jelang kenaikan kelas 3. Tapi terjun ke dunia atletan/prestasi, baru (red: ketika) SMA.

Sebelum bergabung ke PSHT, apakah pernah ikut pencak silat lainnya juga?

Pernah. SMP kelas 1 seinget saya ikutan karate. Tapi cuma sekali. Badan saya sakit semua. Jadi, nggak latihan lagi.

Terima kasih banyak, Ayu, atas informasinya!

Jadi, buat kamu yang tertarik untuk memperoleh beasiswa mahasiswa berprestasi dari kampus, silahkan bertanya di Student Center (SC) kampus masing-masing. Siapa tahu kejuaraan yang kalian jalani selama ini karena hobi bisa membawa keuntungan untuk meringankan beban orangtua secara materil dalam menyekolahkan kamu. Saran Ayu, jangan lupa juga untuk bertanya di UKM yang kamu ikuti. Dari hobby jadi money 😀 Semangat!

Untuk yang mau tanya-tanya kepada Ayu mengenai beasiswa mahasiswa berprestasi, terutama yang sedang mengenyam pendidikan di Universitas Muhammadiyah Malang juga seperti Ayu, bisa menghubunginya melalui line dengan ID: kerlipayu.

Semoga sukses! 🙂

P.S Bagi teman-teman yang punya pengalaman menarik mengenai perjuangan memperoleh beasiswa ataupun perjuangan dapat kampus (melalui snmptn, sbmptn atau apapun itu) dan ingin berbagi kisah namun malas menulis, boleh banget saya bantu tulisin dan sebarluaskan. Insya Allah jadi amal jariah teman-teman. Bukannya menyenangkan bisa berbagi hal positif kepada orang lain? Apalagi kalau orang lainnya itu saudara sebangsa 🙂 Ngobrol di sini ya : naellyixa@ymail.com

Iklan

9 thoughts on “#BincangBeasiswa Mahasiswa Berprestasi

  1. Kalo baca perjuangan gini suka ah. Apalagi udah menit-menit akhir SMA. PTN, SNM, SBM, beasiswa kaya obrolan sehari-hari. hobby jadi money emang yang paling asik kak 😀 Terima kasih loh kak bagiin infonya^^

    Suka

  2. Ping-balik: #BincangBeasiswa Tanoto | Naelil The Climber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s