#BincangBeasiswa Tanoto

Seperti yang sudah saya janjikan, setelah #BincangBeasiswa Kuliah di Turki, #BincangBeasiswa Kuliah di Jepang#BincangBeasiswa Kuliah di China dan #BincangBeasiswa Mahasiswa Berprestasi, saya akan bahas mengenai Beasiswa Tanoto. Sekilas mendengarnya, mungkin seperti beasiswa ke Jepang ya. Tapi tidak. Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa/i yang berkuliah di Indonesia. Simak persyaratan lengkapnya di sini.

Kabar baiknya adalah bahwa seleksi beasiswa Tanoto Foundation National Champion Scholarship 2017 masih dibuka sampai tanggal 15 Maret 2017 nanti. Yang berminat, buruan cek website-nya ya. Mengenai persyaratan hingga proses seleksi sudah lengkap di sana. Kalau kamu punya pertanyaan, langsung saja tanyakan di kolom komentar. Insya Allah admin-nya akan menjawab pertanyaan kamu tanpa loading apalagi not responding. Saking lengkapnya, narasumber dan saya sempat bertukar selorohan bahwa sebetulnya interview kecil ini tidak begitu penting. 😀 Kan udah lengkap semua di website Tanoto. Namun tetap saja ya, yang namanya #BincangBeasiswa tidak akan seru tanpa narasumber serupa alumni penerima beasiswa tersebut. Jadi, siapa sih narasumber kita kali ini?

Dia adalah Wahyuningyan Arini, mahasiswi aktif jurusan Biologi di Universitas Brawijaya, Malang.

Bagi yang memiliki pertanyaan tentang beasiswa Tanoto ataupun jurusan Biologi di Universitas Brawijaya, boleh kontak langsung melalui facebook Wahyuningyan Arini.

Kenalan dulu yuk dengan prestasi tokcer Kakak Arini!

whatsapp-image-2017-02-08-at-9-58-07-pm
dokumen pribadi Wahyuningyan Arini

Prestasi :

  • Gold Medal pada event International Young Invention Awards (IYIA)
  • Silver Medal pada event Kaohsiung International Invention and Design Expo (KIDE)
  • Silver Medal pada event International Invention Innovation Competition in Canada (Ican)
  • Gold Medal pada event International Young Invention Awards

Merinding disko nggak sih baca prestasinya yang tingkat internasional? 😀

Jadi, beasiswa Tanoto itu apa sih, Kak Arin?

Tanoto itu adalah beasiswa yang diberikan atas kemurahan hati Sukanto Tanoto (pemilik perusahaan Asian Agri dan pendiri Tanoto Foundation). Ini beasiswa prestasi. So, jangan takut bagi yang nggak bisa dapet surat keterangan tidak mampu (SKTM). Beasiswa ini hanya untuk universitas tertentu yang sudah melakukan kerjasama.

Beasiswa ini lumayan banyak loh dapetnya. Selain uang beasiswa, ada juga pelatihan-pelatihan seperti pelatihan video, kepeminpinan dll. Enak kan? Selain itu, masih banyak kesempatan-kesempatan lainnya seperti kesempatan magang, berorganisasi dll.

Penerima beasiswa Tanoto akan mendapatkan manfaat sebagai berikut – dengan syarat mampu mempertahankan prestasi dan tetap aktif di kegiatan :

  1. Tunjangan uang kuliah maksimum Rp. 5.000.000/semester (program S1) sampai semester ke-8 (delapan) atau maksimum Rp. 15.000.000/semester (program S2) sampai semester ke-4 (empat)
  2. Tunjangan biaya hidup sebesar Rp. 600.000/bulan (program S1) sampai semester ke-8 (delapan) atau Rp. 1.200.000/bulan (program S2) sampai semester ke-4 (empat)
  3. Program pelatihan kepemimpinan dan pengembangan soft skill
  4. Program pengabdian masyarakat melalui Tanoto Scholars Association
  5. Program pengembangan jejaring melalui Tanoto Scholars Gathering
  6. Program konseling bagi Tanoto Scholars yang mengalami kendala pencapaian akademis
  7. Program magang di perusahaan yang tergabung dalam grup Royal Golden Eagle (RGE)
  8. Kesempatan untuk ikut seleksi beasiswa ikatan dinas Tanoto Foundation.

Menggoda sekali, bukan? 😀

Seleksinya gimana nih?

Seleksinya ada 3 tahap: seleksi berkas online, psikotes dan wawancara.

Ceritain dong tentang pengalaman daftar beasiswa Tanoto?

Pengumpulan berkas hectic banget. Apalagi berkas yang harus dikumpulin lumayan ngasih keringat. Harus sabaaaarrrr lah pokoknya. Tapi hasilnya insya Allah sebanding sama usaha :)))

Psikotesnya gimana?

Ngerjain soal biasa. Tapi ada sedikit kejutaaan di akhirnya. Buat yang suka tantangan, pasti suka ini. Seru. Dan cuma ada di sini heheh.

Kalau pas wawancara ditanyain apa aja?

Tentang dirinya sendiri dan pokoknya jawabannya jangan jauh-jauh dari essay-nya deh (essay dibuat sewaktu upload saat seleksi berkas).

Ada kuota nggak sih? Berapa mahasiswa yang diterima tiap tahunnya?

S1 250, S2 25 doang se-Indonesia.

Kak Arin tahu beasiswa ini mulanya darimana? Sengaja atau nggak sengaja mencari?

Sengaja, cari di website universitas.

Motivasinya cari beasiswa apa?

Pengen meringankan beban ortu heheh.

Terima kasih infonya, Kak Arin!

Jadi teman-teman, di samping memperoleh pengetahuan baru tentang beasiswa Tanoto, teman-teman sebetulnya bisa mencontoh Kak Arin dalam mencari beasiswa; yaitu cari di website universitas. Kalaupun beasiswa Tanoto tidak mencakup universitas tempat kamu mengenyam pendidikan, it’s ok. Kamu masih bisa cari-cari lagi beasiswa lain di website universitasmu. Melalui UKM ataupun kenalan dan kerabat juga bisa. Dan yang paling tokcer tentu saja dengan rajin-rajin googlesearching. Dijamin banyak banget informasi beasiswa yang bertebaran. Jangan lupa juga untuk follow-up informasi beasiswa dari kedubes. Konon, hampir semua kedubes menyediakan informasi beasiswa dari pemerintah di negaranya.

Jangan malas ya! Apalagi kalau niat kamu mencari beasiswa untuk meringankan beban orang tua seperti Kak Arin, pasti ada jalan. Bukannya pengin dapat beasiswa Turki untuk ketemu Paman Selim di sinetron Elif, oke?

Luruskan niat dan semangat berburu beasiswa!

Iklan

3 thoughts on “#BincangBeasiswa Tanoto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s