Diposkan pada Tips dan Motivasi

Belajar Ramah

pinterest
Pinterest

Hari Jumat kemarin saya iseng masuk ke kelas TOMER (persiapan bahasa Turki) buat nonton temen saya presentasi tentang Indonesia. Dia nunjukin Indonesia dengan kekayaan lokalnya. Saya baper banget ketika dia putar video ini.

Baperrrrrr banget. Tapi bukan mikir rumah. Karena posisi saya lagi di TOMER, saya juga jadi mikir tentang masa TOMER saya. Gimana dulu kami yang selalu bersama selama 9 bulan, sekarang udah jarang banget ketemu satu sama lain. Ada sih ketemu satu dua temen. Tapi kadang kita kayak segan mau nyapa duluan.

Saya itu bukan tipe orang yang suka ketemu orang yang dikenal, kecuali kalo emang deket. Jadi seringkali – meskipun nggak selalu- kalo saya hampir papasan sama orang yang dikenal, saya muter arah. Kalau nggak gitu, pura-pura main hape atau apalah. Ini jelek banget asli. Tapi saya nggak suka suasana awkward ketika semisalnya saya nyapa duluan, eh si yang disapa nggak nyapa balik entah karena nggak lihat, nggak denger, atau sengaja menolak. Malu diliat orang – meski kadang alasan saya nggak nyapa juga karena terlalu males switch ke raut ramah. Selain itu juga karena saya beberapa kali kalo lagi nggak pakai kacamata atau kelelahan, suka salah lihat orang dari kejauhan. Lanjutkan membaca “Belajar Ramah”

Iklan
Diposkan pada FYI, Tips dan Motivasi

Kita Bukan Peter Pan

Setelah 5 tahun lamanya, saya ganti motto blog juga. Dari yang mulanya “Go confidently in the direction of your dreams! Live the life you’ve imagined” mengutip Henry David Thorea, sekarang meminjam kata-katanya Mark Twain “Twenty years from now you will be more disappointed by the things you didn’t do than by the ones you did do. Explore. Dream. Discover”.

Banyak hal di dunia ini yang bisa kita lakukan. Namun terhalang oleh berbagai hal yang pada dasarnya berpusat pada diri sendiri.

Takut. Ragu.

Peter Pan Neverland
YouTube

Sepertinya itu susah sekali dilempar jauh-jauh. Ragu akan kemampuan diri, takut gagal, dan takut akan mempermalukan diri. Padahal kita tahu bahwa – klise memang – waktu tidak bisa diulang kembali. Tidak mungkin mengulangi usia yang sama – kecuali Peter Pan – apalagi lebih muda. Jika ada yang bertanya apa pengaruhnya usia, oh sudah tentu mempengaruhi. Bukan hanya soal kelincahan fisik dan perkara tulang-belulang, namun juga perubahan tanggung jawab dan posisi sosial. Sebut saja – yang paling sering saya dengar – ujaran bahwa selagi masih jadi mahasiswa rajinlah ikut club ini-itu. Nanti kalau udah menua, bakal sibuk banting tulang untuk hidup. Nggak sempet ikut ini-itu buat senang-senang semata. Apalagi kalau udah punya anak atau orangtua sudah pensiun. Perlu rawat. Lanjutkan membaca “Kita Bukan Peter Pan”

Diposkan pada Tips dan Motivasi

Cara Menikmati Hidup dan Mengurangi Kegelisahan

UTS beres, dijemput oleh mendung dan hujan tak henti-henti, sesekali dengan petir di tengah musim dingin yang mempercepat tenggelamnya matahari, membuat saya makin nano-nano. Kata internet sih memang ada jenis depresi yang disebabkan oleh musim dingin dan akan hilang seiring kedatangan musim semi. Etdah, depresi banget istilahnya?

Gejalanya seperti banyak tidur, jadi suka makan terlebih yang mengandung karbohidrat, menarik diri dari pergaulan, serta hilang dan berkurangnya motivasi.

Menjadi seseorang yang terjadwal dan terbiasa membuat to-do-list hingga rincian sedetail hari dan jam membuat saya selalu dikejar target dan cenderung jauh dari kata fleksibel.

Saya ingat ketika Euro trip bareng teman kemarin ke Vienna, saya tidak membuat itinerary karena kekurangan waktu. Kami pun hanya berjalan mengikuti kata hati dan peta gratis yang ada di stasiun underground.

Kebalikannya, travel mate saya ini tipe orang yang sangat fleksibel. Ketika saya tertekan gara-gara menganggap jalan-jalan tanpa itinerary itu buang-buang waktu, dia justru menikmati setiap kejutan yang ada dari segala ketidakpastian. Lanjutkan membaca “Cara Menikmati Hidup dan Mengurangi Kegelisahan”

Diposkan pada Cerita Tanah Rantau, Tips dan Motivasi

Biaya dan Kelangsungan Hidup Mahasiswa di Turki

Sudah hampir satu bulan laptop saya rusak. Hampir sebulan pula saya hanya bertahan dengan pinjam laptop teman. Untungnya kegiatan kampus tidak membutuhkan laptop setiap saat. Resikonya, saya jadi lupa kalau belum posting apapun di blog bulan ini. Tahu-tahu udah mau November aja.

Selain masih nano-nano mikirin masa depan laptop, bulan ini saya lagi sibuk juga nyusun CV dan nyari tempat buat magang musim panas depan. Tapi nyarinya juga kurang maksimal karena laptop saya rusak. Laptop emang ujung dari segalanya ya. ckckck

Kali ini saya pengin cuap-cuap mengenai biaya dan kelangsungan hidup mahasiswa di kota Izmir, Turki. Yuk yuk yuk bahas satu-satu.

MAKANAN

Genclik Merkezi
Milliyet Blog

Untuk menekan pengeluaran, mahasiswa di sini banyak yang lebih memilih untuk makan siang di Gençlik Merkezi atau markas untuk pemuda-pemudi. Di sana, pemerintah daerah menyediakan makan siang gratis untuk para pelajar. Asyik kan? Saya juga sering mampir ke sana. Makanannya bervariasi setiap hari. Dari mulai nasi, pasta, olahan sayur dan daging, hingga buah-buahan. Meskipun kadang antreannya panjang, tetap seru kok karena rame-rame. Namanya juga makanan gratis.

Kalau nggak gitu, ada juga sebagian mahasiswa yang lebih memilih untuk mengisi perut di rumah makan kampus. Harganya cuma 3tl sekali makan, yaitu kurang dari Rp. 12.000,-. Lanjutkan membaca “Biaya dan Kelangsungan Hidup Mahasiswa di Turki”

Diposkan pada FYI, Tips dan Motivasi

Sebab Setiap Individu itu Berbeda

TIDAK ADA YANG SALAH DENGAN MENJADI BERBEDA

different
Pinterest

Heran sama society yang menertawakan dan/ merasa kasihan pada beberapa golongan yang lebih memilih untuk menghabiskan waktu sendirian atau di rumah saja. Maksudnya, ada loh orang yang hobinya beda dari kita. Ada loh yang sumber kebahagiaannya beda dari kita. Ada orang suka makan kue-kue manis dan ada orang yang suka makan asinan. Ada orang yang ingin mengubah penampilannya, isi kepalanya, kekuatan fisiknya, hingga orang sakit yang hanya ingin sembuh dari penyakit yang dideritanya.

Setiap orang berasal dari latar belakang berbeda. Dibesarkan oleh kondisi berbeda. Melalui rintangan dan luka yang tidak sama. Lalu bagaimana kita bisa mengharapkan setiap orang sama?

Sayangnya, kebanyakan kalangan memilih untuk menutup mata. Dunia seolah hanya diperuntukkan kepada orang-orang yang suka berada di luar rumah dan pergi rame-rame.

Lucu aja. Lanjutkan membaca “Sebab Setiap Individu itu Berbeda”

Diposkan pada Tips dan Motivasi

Catatan Tentang Bullying

Akhir-akhir ini saya ketagihan banget baca manhwa. Baik genre-nya fantasi, action, bahkan thriller, nemu aja yang namanya kasus bullying atau penindasan. Kebetulan memang setting ceritanya mengenai kehidupan anak sekolah.

bullying
Hipwee

Setiap orang mungkin pernah mengalami bullying, meski sekedar verbal bullying. Saya juga pernah mengalaminya. Yaitu body shaming karena mata saya sipit. Padahal nggak begitu sipit. Setiap saya melakukan sesuatu yang dianggap bertentangan, mereka mengatakan “dasar Cina”, “singkek”, “makanya matanya dibuka dong”. Mungkin kata-kata itu simpel, only for fun. Tapi terkadang terdengar menyakitkan lantaran kata itu menyimpulkan bahwa saya tidak diterima di lingkungan mereka yang mengatakannya. Ya udahlah, sekarang saya udah tidak ambil pusing lagi. Lanjutkan membaca “Catatan Tentang Bullying”

Diposkan pada Cerita Tanah Rantau, Tips dan Motivasi

Enaknya Kuliah di Luar Negeri

DSCN2541
dokumen pribadi

Kadang suka heran sama orang nyinyir yang menghakimi dari permukaan. Gimana yah guys. Bener sih emang kalau nggak nyinyir luarnya, mau nyinyir apanya toh dalemnya nggak kelihatan. Maksudnya sih, boleh aja berpendapat negatif dan positif. Tapi sekiranya menyakiti makhluk Allah yang lain, nyinyirnya simpan sendiri dong. Nggak usah dibagikan.

Kuliah di luar negeri memang banyak dilemanya. Orang berbondong-bondong pengin kuliah di luar negeri gegara lihat instagram mahasiswa di sana. Bayangkan guys, cuma gegara instagram!

Seru bisa temenan dan bercandaan bareng bule!

Keren banget foto-foto sama bangunan khas Eropa! Nih mahasiswa kerjaannya jalan-jalan mulu!

Wuih makanannya mewah-mewah. Enak-enak!

Padahal aslinya itu… Lanjutkan membaca “Enaknya Kuliah di Luar Negeri”